-->
Powered by Blogger.
Showing posts with label Artikel Kita. Show all posts
Showing posts with label Artikel Kita. Show all posts

Contoh Pejabat Anti Korupsi

Oleh: Rahmat Sunandar

(foto ilustrasi: web)
Setelahproyek multimilyar dollar selesai, sang dirjen kedatangan tamu bule wakil dari HQ kantor pemenang tender. Udah 8 tahun di jakarja jadi bisa ngomong bahasa indonesia.

Bule    : “Pak, ada hadiah dari kami untuk bapak. Di bawah saya parkirkan Mobil Mercy S 320.”
Dirjen : “Anda mau meyuap saya? Ini apa-apaan?tender dah kelar kok. Jangan gitu ya, bahaya tao hareee geenee ngasih-ngasih hadiah.”
Bule    : “Tolonglah pak di terima, kalau nggak saya di anggap gagal membina relasi oleh kantor pusat.”
Dirjen : “Ah masa bodoh, saya gak sudi!!”
Bule    : (mikir)”Gini aja, pak. Gimana kalau bapak beli saja mobilnya...”
Dirjen : “Mana saya ada uang beli mobil mahal gitu!!”
Bule menelphon kantor pusat.
Bule    : “Saya ada solusi , Pak. Bapak beli mobilnya dengan harga Rp.10.000,- aja.”
Dirjen : “Bener ya?? OK, saya mau. Jadi itu bukan suap. Pake kwitansi ya...”
Bule    : “Tentu, pak...”

Bule menyiapkan dan menyerahkan kwitansi, dirjen membayar dengan uang Rp. 50.000 an. Mereka pun bersalaman.

Bule (sambil membuka dompet) : “Ohh, maaf pak. Ini kembalian nya Rp. 40.000,-.”
Dirjen : “Gak usah pakai kembalian segala. Tolong kirim 4 mobil lagi ke rumah saya yaa...”
Bule   : LL%$#^^@@!%???

(fau)

Arti Politik

Oleh: Rahmat Sunandar


Seorang murid sekolah dasar mendapat PR dari gurunya untuk menjelaskan arti kata POLITIK. Karena belum memahaminya, ia kemudian bertanya kepada ayahnya.
Sang ayah yang menginginkan si anak dapat berfikir secara kreatif kemudian memberikan penjelasan.
(foto:web)
“Baiklah nak, ayah akan mencoba menjelaskan dengan perumpamaan, misalkan Ayahmu adalah orang yang berkerja untuk menghidupi keluarga, jadi kita sebut ayah adalah investor. Ibumu adalah pengatur keuangan, jadi kita menyebutnya pemerintah. Kami di sini memperhatikan  kebutuhan-kebutuhanmu,jadi kita menyebut engkau rakyat, Pembantu, kita masukan dia kedalam kelas pekerja,dan adikmu yang masih balita,kita menyebutnnya masa depan.                                            

"Sekarang pikirkan hal itu dan lihat apakah penjelasan ayah dapat kau pahami?”
Si anak kemudian pergi ketempat tidur sambil memikirkan apa yang di jelaskan oleh ayah nya. Pada tengah malam, anak itu terbangun karena mendengar adik bayi nya menangis. Ia melihat adik bayi nya mengompol. Lalu ia menuju kamar tidur orang tuanya dan mendapatkan ibunya sedang tidur nyenyak.

Karena tidak ingin membangunkan ibunya,maka ia pergi ke kamar pembantu. Karena pintu terkunci, maka ia kemudian mengintip melalui lubang kunci dan melihat ayahnya berada di tempat tidur bersama ayahnya.

Akhirnya ia menyerah dan kembali ke tempat tidur, sambil berkata dalam hati bahwa ia sudah mengerti POLITIK.

Pagi harinya, sebelum berangkat kesekolah ia mengerjakan tugas yang di berikan gurunya dan menulis pada buku tugas nya: ‘Politik adalah hal dimana para investor meniduri kelas pekerja, sedangkan pemerintah tertidur lelap, Rakyat diabaikan dan masa depan berada dalam kondisi yang menyedihkan.”(fau)

Potensi Akal, Penentu Benar dan Salah

         Melakukan kesalahan dalam hidup bukan saja lebih terhormat, tetapi lebih bermanfaat dari pada tidak melakukan apa-apa sama sekali (George Bernard Shaw). Begitulah kira-kira sepenggal kalimat yang terdapat dalam buku kata-kata motivasi dosis tinggi karangan William Tanuwidjaja.
 
      Syaikh Taqiyuddin an-nabhani dalam bukunya Nidzomul Ijtima’i (peraturan hidup antara laki-laki dengan perempuan) menjelaskan  tiga potensi yang dimiliki manusia pada umumnya yang diberikan sang pencipta (al-khalik) menandakan kita sebagai salah satu makhluk hidup di dunia ini. Ialah yang pertama ada yang disebut dengan akal. Akal sebagaimana yang kita ketahui bersama bersifat pembeda. Pembeda manusia dari makhluk-makhluk hidup yang lainnya seperti hewan dan tumbuhan. Ciri pembeda yang Allah persembahkan kepada manusia yang harusnya kita pergunakan semaksimal mungkin guna menegaskan identitas kita sebagai makhluk yang sempurna.

          Yang kedua adalah hajat al-udwiyyah yaitu kebutuhan jasmani. Sama halnya dengan tumbuhan dan hewan, manusia diberi potensi akan kebutuhan jasmaninya. Menandakan manusia sebagai makhluk hidup yang butuh akan makan dan minum. Ketika kebutuhan jasmani ini tidak terpenuhi maka manusia seperti halnya makhluk hidup yang lain akan kelaparan, akan kehausan hingga akhirnya mati karena ketiadaan asupan makanan dan minuman. Hal yang urgen (penting) bagi makhluk hidup yang diciptakan sang khalik dalam mengisi kekosongan di buminya ini.
 
      Ketiga, yaitu naluri atau dalam bahasa arabnya adalah al-gharizah. Didalam pembahasan bukunya, Syaik Taqiyuddin membagi gharizah itu ke dalam tiga bagian. Yang pertama disebutkan adalah ghorizah al-tadayyun. Gharizah ini berkaitan langsung dengan ciri manusia sebagai makhluk pemuja (menuhankan sesuatu), baik itu secara terang-terangan dalam artian bersama-sama memuja ataupun secara tertutup (hanya dirinya yang tahu). Bisa kita buktikan secara sederhana bagaimana manusia memiliki potensi naluri menuhankan sesuatu. Seperti contoh seorang atheis atau yang mengaku tidak beragama ketika dia dihadapkan dalam situasi atau kondisi dimana ia terjepit. Dalam sebuah kapal layar berawak puluhan yang hendak berlayar menyebrangi suatu pulau, dia (orang atheis) adalah seorang nakhoda kapal tersebut. Tiba-tiba di tengah perjalannya saat itu terjadi badai dahsyat, kapal yang dia tumpangi mendapatkan cobaan yang luar biasa. Ternyata ombak besar menghantam kapalnya dan terombang-ambinglah seluruh isi kapal tersebut. Lalu apa yang dia (orang atheis) katakan, dia berkata “oh my god”. Singkat tapi bermakna tegas, menandakan seorang yang mengaku tidak beragama pun ketika dihadapkan dalam situasi terjepit dia akan merasa bahwa dia butuh pertolongan yang lebih kuat selain dari pertolongan manusia yang lain.

         Setelah pembahasan mengenai gharizah yang pertama yaitu gharizah al-tadayyun, naluri yang juga membedakan antara manusia dengan hewan dan tumbuhan selain daripada akal tentunya. Gharizah al-nau (naluri biologis) dan gharizah al-baqo (naluri membela diri) mungkin bisa dikatakan hampir tidak adanya perbedaan. Karena hewan dan tumbuhanpun diberi potensi berupa dua naluri yang sama dengan manusia yaitu naluri biologis dan naluri membela diri, kecuali naluri menuhankan sesuatu yang di khususkan hanya kepada manusia saja.
 
       Manusia itu memiliki apa yang tidak dimiliki oleh hewan dan tumbuhan. Yaitu akal beserta gharizah al-tadayyun (menuhankan sesuatu). Kedua potensi yang khusus tersebut jelas akan selalu beriringan, akan selalu berkaitan, selau mengisi satu sama lain, karena para ulama sepakat bahwa hukum asal ibadah itu adalah haram. Mengapa haram? Karena jika kita menuhankan lalu kita beribadah dan yang kita sembah itu sesuatu yang salah, maka dalam pandangan islam itu merupakan perbuatan musyrik (menduakan sang pencipta). Oleh karena itu fungsi akal ialah menentukan mana yang layak untuk disembah sesuai keinginan dari naluri yang muncul di dalam diri kita. Sinergisitas kedua hal tersebut sangat menentukan apakah manusia menggunakan potensi yang diberikan oleh sang penciptanya dengan baik ataukah tidak. 

     Merujuk pada beberapa poin dalam pembahasan diatas, bahwa ketika manusia tidak mempergunakan akalnya dengan benar untuk menuhankan sesuatu kemudian beribadah maka konsekuensinya adalah sebagaimana yang dijelaskan dalam Al-qur’an surat Yunus: 100 “dan Allah akan menimpakan kemurkaan kepada orang-orang yang tidak mempergunakan akalnya”. Jadi jelas, ketika manusia beriman atau meyakini sesuatu yang melebihinya dari segi apapun juga disanalah fungsi akal yang sesungguhnya. Bahwa ketika kita beriman (menuhankan sesuatu), kita harus mempergunakan akal kita sebelum meyakininya. Karena akan sangat beresiko tinggi apabila kita belum mampu mempergunakan akal untuk mengetahui keebenaran Allah SWT.
 
         Potensi Akal sangatlah khas bagi setiap individu, karena penentu benar atau salah, baik atau buruknya perbuatan kita sangatlah bergantung pada seberapa jauh kita menggunakan akal kita. Kita seringkali beranggapan bahwa apa yang kita lakukan, apa yang kita perbuat saat ini sudah sesuai dengan nilai baik dan buruk. Tapi Allah sendirilah yang telah menegaskan dalam firmannya bahwa “boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal itu amat baik bagimu, dan boleh jadi (pula kamu menyukai sesuatu padahal itu amat buruk bagimu. Allah mengetahui sedang kamu tidak mengetahui” (Al-Baqarah: 216).

           Darisanalah kita bisa ambil kesimpulan bahwa fungsi akal yang sesungguhnya adalah penentu baik dan buruk. Akan tetapi baik buruknya suatu perbuatan haruslah berdasarkan pada aturan Allah SWT (syariat islam). Karena aturan dari sang penciptalah yang akan meluruskan apakah perbuatan kita baik di mata Allah, buruk di mata Allah ataukah tidak. Itu semua disinergikan atau diselaraskan dengan syariat islam (penentu benar atau salah) setiap perbuatan yang sudah, sedang dan akan kita lakukan. Maka Allah SWT sendiri yang akan menilai setiap perbuatan yang kita kerjakan. Setiap apa yang kita lakukan, baik buruknya diukur dari seberapa cocokkah perbuatan kita selama ini dengan aturan yang Allah turunkan didalam isi Al-qur’aanul kariim dan dari pribadi Rasulnya Muhammad SAW. Sehingga cita-cita terbesar kita selama ini yang sangat diinginkan oleh setiap manusia yang yakin yaitu masuk syurga-Nya mampu terealisasikan di akhirat nanti. Wallahualam,

Post by : Fikri AL-Aziz

Makalah Photografi Landscape


1. Pendahuluan
1. Latar Belakang
Karya foto pertama di dunia ini adalah foto sebuah pemandangan yang tampak dari jendela sebuah ruang kerja. Ini adalah sebuah awal, sebuah titik dimana era fotografi yang sekarang begitu luas dimulai. Setelah foto pertama yang yang dapat digolongkan ke fotografi panorama atau pemandangan, fotografi berkembang sebagai media dokumentasi. Lebih dari itu, fotografi berkembang lebih pesat lagi. Hingga saat ini, kita ketahui bahwa jenis-jenis foto sangat beragam.
Saat ini, peminat fotografi panorama tetap ada walaupun mungkin tidak banyak. Karena saat ini, kebanyakan orang yang berkecipung di dunia fotografi lebih memilih kategori foto yang banyak dibutuhkan dan dapat menghasilkan, hal ini tidak salah. Saat ini,  foto panorama tetap memiliki penikmat yang cukup banyak, tapi sepertinya secara materi, foto panorama kalah pamor dibanding kategori foto lain yang lebih menghasilkan.
Walaupun seperti itu, foto pemandangan atau panorama ini tetap menyenangkan untuk dipelajari. Karena di dalam foto panorama kita bisa menikmati sekaligus mengagumi keindahan dari apa-apa saja yang ada  di sekitar kita. Oleh karena itu, saya sebagai penyusun tertarik untuk membahas lebih lanjut tentang “Fotografi Panorama“ dan menggunakannya sebagai topik dalam penyusunan makalah ini.

2. Maksud dan Tujuan
2.1  Untuk membahas tentang pengertian dari fotografi panorama.
2.2  Untuk membahas tentang macam-macam foto yang dapat dikategoikan sebagai foto panorama.
2.3  Untuk membahas tentang cara atau teknik membuat foto panorama yang baik.
3. Metode Penulisan
Dalam penyusunan makalah ini, metode yang saya gunakan adalah metode studi kepustakaan yang mana informasi-infomasinya saya dapatkan dari buku-buku dan ditunjang dari internet.
Isi dan Pembahasan
1. Pengertian fotografi panorama
Fotografi Panorama merupakan terjemahan dari landscape photography. Mungkin sebagian besar orang lebih sering menggunakan istilah asing ini. Tapi sebagai orang Indonesia alangkah baiknya jika kita menggunakan istilah dalam bahasa Indonesia. Foto Panorama, mungkin sebagian besar orang terbiasa juga mengartikan foto panorama sebagai foto pemandangan dengan area foto yang lebih panjang yang mana perbandingan sisi panjang dan sisi lebar sangat kontras. Tetapi menurut saya foto panorama memiliki arti yang lebih luas. Fotografi Panorama adalah kategori foto yang objeknya adalah lingkungan sekitar. Jadi objek dari foto panorama ini adalah alam dan bukan manusia, jikapun ada manusia itu bukan merupakan objek utama dari foto panorama ini. Karena pada dasarnya, objek otama dari fotografi panorama ini adalah seluruh bagian foto, walaupun tetap ada objek yang menjadi pusat dari keindahan foto panorama itu sendiri. Secara umum, foto panorama ini dibuat untuk menunjukkan keindahan dari alam sekitar kita, bahkan dalam sebuah tempat yang hancur kita bisa menunjukkan keindahan dari tempat itu. Diharapkan dengan foto panorama, orang-orang bisa lebih menghargai apa yang ada di alam ini, baik itu alami maupun buatan manusia.

2. Macam-macam foto panorama
Berikut ini adalah macam-macam foto yang dapat dikategorikan sebagai foto panorama:
2.1  Foto Pemandangan Daratan
Dalam foto ini objek utamanya adalah daratan, gunung, persawahan, dan semacamnya. Sehingga jikapun ada langit perbandingannya lebih besar pada bagian daratannya. Selain itu foto yang diambil dari ketinggian bisa dikategorikan sebagai foto pemandangan daratan jika objeknya itu adalah daratan. Dan kebanyakan foto pemandangan yang diambil dari udara atau ketinggian objeknya adalah daratan, dimana pembuat foto berusaha menunjukkan keindahan lingkungan dari sisi lain yaitu dari atas.

2.2  Foto Pemandangan Lautan
Dalam foto ini objek utamanya adalah laut dan perairan lainnya. Keberadaan air ditekankan dalam foto panorama jenis ini. Foto bawah air bisa dimasukkan dalam kategori foto panorama jenis ini, sebab foto bawah air juga menampilkan keindahan dari lingkungan bawah air.

2.3  Foto pemandangan langit
Dalam foto ini objek utamanya adalah langit, awan, dan semacamnya. Dalam foto ini ditekankan pada keberadaan langitnya. Sehingga jikapun ada daratan ada hal lainnya proporsinya pun sedikit. Foto matahari terbit, matahari terbenam, pelangi, serta mendung dan petir termasuk foto panorama jenis ini.

2.4  Foto Pemandangan Perkotaan
Dalam foto ini objek utamanya adalah kota atau desa. Memperlihatkan keindahan dan keunikan dari perkotaan atau pedesaan yang merupakan ciri khas dari lingkungan tersebut.

3. Cara atau teknik membuat foto panorama yang baik
Sama seperti fotogafi pada umumnya, sebelum membuat atau memotret panorama kita sebaiknya membuat rencana. Saya tidak percaya bahwa foto yang panorama yang baik dapat dibuat tanpa merencanakannya terlebih dahulu (Charlie, 1992:6). Selain merencanakan kita juga harus memikirkan  dan mencari informasi tentang keadaan di lapangan karena fotografi panorama hubungannya dengan keadaan di lapangan terutama cahayanya. Alat juga harus diperhatikan dalam memotret panorama.
Berikut ini adalah hal-hal yang perlu diperhatikan agar dapat membuat foto panorama yang baik:

3.1  Gambar grafis
Perlu diperhatikan warna dari foto, karena warna dalam pemandangan merupakan bagian yang penting. Bisa saja kita menggunakan warna alami, atau melakukan sedikit manipulasi dengan membuat kontras yang lebih atau menajamkan warna.

3.2  Keseimbangan
Perbandingan dari tiap-tiap objek yang mengisi foto panorama perlu diperhatikan. Keseimbangan yang sempurna akan membuat foto panorama itu lebih menarik.

3.3  Kesederhanaan
Membuat foto panorama tidak harus rumit, membuat gambar yang sederhana tetepi dengan sentuhan yang sesuai akan membuat foto lebih menarik. Memberikan pusat keindahan yang mudah didapati akan lebih baik dalam sebuah foto panorama.

3.4  Kesesuaian
Menyesuikan bentuk foto akan membuat foto panorama semakin baik. Semisal membuat foto panorama air terjun yang kecil, akan lebih baik jika panorama itu diambil secara vertikal. Hal ini disesuaikan dengan keadaan di sekitar pusat dari keindahan panorama yang akan diambil.

3.5  Pemilihan bidang
Hal penting yang harus diperhatikan dalam foto panorama adalah pengambilan ruang atau keindahan penunjang dari pusat keindahan foto panorama.

3.6  Kelengkapan gambar
Alangkah baiknya jika keindahan yang ditunjukkan dalam sebuah foto panorma lengkap. Sehingga dari bidang foto yang terbatas, penikmat dapat membayangkan kelanjutan dari keindahan yang terdapat di dalam foto panorama tersebut.

3.7  Pemilihan objek
Objek yang dipilih dalam foto panorama juga harus diperhatikan. Objek yang monumental akan lebih menarik jika digunakan sebagai foto panorama.


3.8  Waktu
Waktu atau masa pembuatan foto panorama harus diperhatikan. Baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang. Jangka pendek misal kita membuat foto panorama pada waktu-waktu yang bagus, semisal pada saat matahari terbit atau terbenam, saat langit biru pagi, saat setelah hujan, dan semacamnya. Dalam jangka panjang, musim harus diperhatikan. Misal kita membuat foto panorama pepohonan, mungkin akan lebih menarik ketika membuat saat musim gugur atau musim salju.

3.9  Ketegasan
Ketegasan dalam pemilihan objek utama perlu diperhatikan, sehingga penikmat foto tidak rancu dengen objek yang bemacam-macam.

3.10   Gradasi Objek
Menggunakan objek lebih dari satu bisa membuat foto panorama lebih baik, asal terdapat gradasi yang jelas, mana yang merupakan objek utama, objek sekunder, dan seterusnya. Sehingga setiap objek yang terdapat dalam foto panorama menunjang objek lainnya yang lebih diutamakan dalam foto tersebut.

3.11  Pergerakan dan pencahayaan
Hal yang penting untuk diperhatikan dalam pembuatan foto panorama. Agar karya foto panorama yang kita buat terlihat lebih “hidup“ maka kedua hal ini harus dimanfaatkan sebaik mungkin. Sehingga penikmat bisa merasakan keindahan yang kita rasakan saat membuat foto panorama tersebut.

Setelah kita melakukan proses pemotretan panorama, langkah selanjutnya adalah proses pembuatan ke bentuk akhir. Pemotongan bidang foto, pembersihan foto, dan manipulasi foto adalah hal yang dilakukan dalam proses akhir ini. Ada foto yang dibuat untuk dipotong, mungkin memanipulasi warnanya menjadi lebih panas, atau mungkin merubahnya menjadi hitam-putih. Hal ini harus dilakukan sesuai rencana awal pembuatan foto panorama.
Selain hal-hal tentang pembuatan foto panorama diatas,  Kelengkapan peralatan juga harus diperhatikan. Foto panorama banyak berhubungan dengan alam, jadi peralatannya kurang lebih sama seperti seorang petualang. Untuk kelengkapan kamera juga harus diperhatikan. Kamera SLR 35mm atau rangefinde kamera biasa digunakan untuk pemotretan panorama. Tapi seiring dengan berkembangnya teknologi, kamera DSLR lebih banyak digunakan dalam berbagai pemotretan. Sehingga untuk kelengkapan kamera yang lebih diperhatikan antara lain:
a.    Lensa
Lensa yang disiapkan dalam pemotretan foto panorama antara lain wide-angle(28/35mm), medium telephoto (85/105), atau menggunakan lensa yang cakupan jaraknya antara 28-80mm atau 35-105mm sehingga lebih fleksibel.
b. Tripod
c. Filters
Filter yang baik disiapkan untuk pemotretan panorama antara lain filter general (ultaviolet), filter polarising, filter graduated, dan seterusnya sesuai dengan kebutuhan.
d. Lens hood
Akan sangat diperlukan jika cahaya terlalu keras sehingga perlu meredupkan foto agar  tidak terlalu terang dan mengganggu hasil foto panorama tersebut.
Setelah kelengkapan kamera lengkap, satu hal lagi yang perlu diperhatikan adalah penyimpanan kelengkapan tersebut. Penyimpanan harus dilakukan dengan baik dan disesuaikan dengan kondisi lingkungan, Sehingga bisa mengurangi resiko terjadi kerusakan pada tiap-tiap kelengkapan tersebut.





Penutup
1. Kesimpulan
Fotogafi panorama adalah kategori foto yang menunjukkan keindahan lingkungan sekitar. Ada beberapa jenis fotografi panorama, antara lain:
a.    Fotografi panorama daratan
b.    Fotografi panorama laut
c.    Fotografi panorama langit
d.    Fotografi panorama perkotaan
Fotografi panorama sama seperti fotografi pada umumnya, sebelum melakukan pengambilan gambar alangkah baiknya jika direncanakan terlebih dahulu. Sehingga dapat dihasilkan foto panorama yang baik sesuai keinginan.


Daftar Pustaka
Waite, Charlie. 1992. The Making of Landscape Photogapher. London : Collins & Brown Limited
Bower, Brian. 1993. Lens, Light, and Landscape. Singapore : C S Graphics for David & Charles.
Hamann, Horst. 2005. Paris Vertical. New York : TeNeues.
Hawkes, Jason. 2003. Aerial. London : Rotovision.
Eckbo, Garret. 1969. The Landscape We See. New York : McGra-Hill.

Rahmat Sunandar (1211405110)
https://www.facebook.com/pages/Kata-kata-Motivasi-dan-Cinta/494400967240134?ref=hl

HARDCORE FENOMENAL FAVORITKU


hatebreed.jpg
Di era 90an tepatnya di Amerika, musik hardcore perkembangannya boleh dikatakan sangat pesat, baik yang berada dalam komunitas independen maupun major label. Pada tahun 1994 di New Heaven Connecticut berdiri sebuah band yang bernama Hatebreed, mereka beranggotakan Jamey Jasta (vokal), Larry Dwyer, Jr (gitar), Chris Beattie (bass) dan Dave Russo (drum). Saat itu mereka berhasil merekam tiga buah demo dan menjualnya ke scene lokal dan mendapat respon yang sangat bagus dari publik hardcore di sana.
Tidak lama setelah demo tersebut menyebar salah satu label indie bernama Stillborn Records merekrut Hatebreed untuk merilis demo tersebut dalam bentuk split demo bersama Neglect yang diberi title Split 7″ pada tahun 1995. Setahun kemudian dengan bergabungnya Wayne Lozinak sebagai gitaris,  Hatebreed merilis E.P yang bertitel Under The Knife di bawah label Smorgasbord Records dan hanya memuat tujuh buah lagu. Ternyata dengan kesuksesan Under The Knife tersebut mereka harus merelakan Larry Dwyer, Jr dan Dave Russo hengkang dari Hatebreed. Tahun 1997, Hatebreed berhasil menandatangani kontrak dengan Victory Records dan ditandai dengan bergabungnya Matt Mackintosh (gitar) dan Jamie Pushbutton (drum).
Satisfaction Is The Death Of Desire adalah debut album yang dirilis tanggal 11 November 1997, dimana debut yang diproduseri oleh Steve Evetts ini mendapat sambutan yang sangat luar biasa dari kritikus musik metal di Amerika bahkan ada yang mengatakan album tersebut merupakan album hardcore yang sangat klasik. Dengan rilisnya album tersebut, mereka bukan hanya mendapat sambutan positif dari scene hardcore Amerika melainkan juga dari Eropa, yang akhirnya mereka bisa sepanggung dengan band-band metal besar seperti Slayer, Deftones, Entombed dan Napalm Death. Sukses dengan indie label, 12 Maret 2002 dibawah label major yaitu Universal Records, Hatebreed merilis album kedua yang bertitel Perseverance yang membawa mereka sebagai band metal yang cukup disegani walaupun dalam album ini Hatebreed konsep bermusiknya cenderung ke arah metalcore sekaligus menjadi album terakhir Hatebreed bersama gitaris Lou ‘Boulder’ Richards. Dua lagu dalam album tersebut yaitu ‘I Will Be Heard’ dan ‘Perseverance’ dijadikan soundtrack dalam film XXX. Selain itu, bonus track, ‘Condemned Until Rebirth’ dijadikan soundtrack dalam film Freddy VS. Jason tahun 2003.
Masih di bawah label Universal Records, 28 Oktober 2003, Hatebreed merilis album ketiga yaitu The Rise Of Brutality dimana konsep yang ditawarkan dalam album tersebut yaitu penggabungan antara metalcore, hardcore dan punk. This Is Now adalah single pertama yang sering diputar dalam MTV’s Headbangers Ball dimana sang frontman yaitu Jamie Jasta sering menjadi host dalam program tersebut. Setelah merilis The Rise of Brutality, mereka turut ambilĂ‚  bagian dalam tur ‘Unholy Alliance 2004′ di Eropa bersama Slayer, Slipknot dan Mastodon. Pada bulan Juni, 2006, Hatebreed melanjutkan tur Eropa termasuk tampil di Download Festival di Donnington, Inggris. Setelah tur Eropa, mereka bermain di panggung utama Ozzfest 2006 bersama Dragonforce, Lacuna Coil, Avenged Sevenfold, Disturbed, dan System of a Down.
Album keempat yang bertitel Supremacy dirilis tanggal 29 Agustus 2006 sekaligus merupakan album pertama Hatebreed bersama Roadrunner Records dan menampilkan gitaris baru yaitu Frank Novinec yang sebelumnya pernah bergabung dengan Ringworm, Terror dan Integrity. Lagu yang bertitel ‘To The Threshold’ sebelumnya masuk dalam album MTV 2 Headbangers Ball: The Revenge pada bulan April 2006. Tanggal 13 September 2006, mantan gitaris Lou’Boulder’ Richards bunuh diri pada usia 35 tahun.
Dalam rangkaian tur Ozzfest 2007, Hatebreed tampil sebagai headliner di panggung kedua Ozzfest. Disusul pada tahun 2008 tepatnya di festival metal terbesar yaitu Wacken Open Air bersama Children Of Bodom, Avantasia dan Iron Maiden. Masih dalam tahun yang sama, Hatebreed menandatangani kontrak dengan Koch Records untuk merilis sebuah Live DVD, album live dan sebuah album cover version yang bertitel For The Lions dan dirilis tanggal 5 Mei 2008. Sementara itu DVD yang bertitel Live Dominance dirilis tanggal 2 September 2008 dan merupakan penampilan mereka bersama Metallica, Crowbar, Cro-Mags dan D.R.I.
Tanggal 9 Februari 2009 Sean Martin keluar dari Hatebreed dengan alasan ingin fokus dalam studio yang berhubungan dengan musik namun ia masih selalu kontak dan masih bersahabat dengan teman-teman di Hatebreed.
Album  kelima yang diberi titel sama dengan nama grupnya yaitu Hatebreed resmi dirilis tanggal 29 September 2009 di bawah label E1 Records, dimana konsepnya lebih brutal dan mengutamakan power dalam permainan gitar terutama banyak memainkan lead guitar. Berkat kesuksesan album Hatebreed, tahun 2010 mereka tampil dalam Mayhem Festival bersama Korn, Rob Zombie dan Lamb Of God.
Tahun 2010 ini merupakan tahun dimana Hatebreed dikukuhkan sebagai band yang sangat tangguh dalam scene hardcore/metalcore dunia. Selain Amerika dan Eropa, Hatebreed mulai menebarkan pengaruhnya di Asia dan Australia termasuk Indonesia. Tanggal 27 Oktober 2010 ini, mereka akan melakukan konser di Hall Basket Gelora Bung Karno Jakarta dalam rangka Southest Asia Tour 2010 dengan personil band yang beranggotakan Jamey Jasta (vokal), Chris Beattie (bass gitar), Wayne Lozinak (gitar), Matt Byrne (drum), dan Frank Novinec (gitar).
M ELGANA MUBAROKAH
1211405081